Angin,
sejak aku lahir dan tumbuh di muka bumi ini, aku tak terbayangkan
seberapa jumlah partikel-partikelmu yang aku hirup. Ini membuat seluruh
sistem dalam jaringan tubuhku menjadi tumbuh dan berkembang. Aku tak
pernah tahu rahasia dibalik zatmu. Kamu membawa partikel oksigen, air
dan kadang juga partikel zat padat yang lembut, semua aku hirup dengan
seksama untuk memicu jantung dan paru-paruku.
Aku
membawa seonggok cerita buatmu, bila kau tak keberatan hembuskan berita
yang sepatutnya , kepada teman-temanmu dalam bahasamu yang lembut. dan
segar. Tapi ingat, jangan lupakan tugasmu untuk menyeimbangkan kehidupan
di bumi ini sesuai job deksmu. Karena peran simbiyanmu, gas,udara
sangat menentukan terhadap sistem iklm di bumi.
Perubahan
iklim global pada prinsipnya disebabkan oleh naiknya gas-gas
karbondioksida, gas metan, dan gas-gas lain pada beberapa dekade ini.
Gas-gas tersebut secara normal, yang berada dalam jumlah kecil di
atmosfer, dapat meneruskan cahaya matahari sehingga menghangatkan
permukaan bumi. Namun, gas-gas tersebut beserta uap air menahan pantulan
energi panas dari bumi sehingga memperlambat pengeluaran panas bumi ke
angkasa. Alhamdulillah, terimakasih ya Ngin!
Angin,
semalam aku terlantar dalam sebuah imajinasi. Aku menjadi seorang
pemimpin dalam sebuah komunitas. Aku memikul beban tanggungjawab yang
begitu besar terhadap komunitasku ini. Angin, kesibukanku bertambah.
Gajiku otomatis juga bertambah. Pemikiran dan strategi mempertahankan
organisasi dalam komunitas terus menjejali otakku. Karena pastilah
mereka menganggap aku adalah malaikat yang dapat terus menyelamatkan
komunitas ini.
Dalam
kondisi seperti saat ini aku dituntut untuk terus eksis mempertahankan
komunitas ini dalam berusaha. Aku harus mempunyai pemikiran strategis
dalam setiap bertindak agar tidak meleset, khususnya pada
masalah-masalah ekonomi. Karena buatku ekonomi adalah hamper segalanya
untuk membentuk organisasi ini kuat. Apalagi usahaku ini dalam kondisi
di luar normal akibat persaingan. Angin , berikan khabar-khabar
bagaimana mengatasi usaha yang hamper pailit? Seperti banyak kejadian
akhir-akhir ini.ngeri aku, Ngin!
Kondisi
perekonomian Indonesia tidak akan terlepas dari pengaruh krisis
finansial global yang tengah terjadi. Walaupun pengaruhnya
berbeda di antara kalangan usaha, potensi pailit terhadap sebuah
perusahaan selayaknya diperhatikan oleh pemerintah. Termasuk
system kompetisi usaha. Namun aku tetap selalu berusaha memimpin
orgasinasi ini sampai darah penghabisan!
Angin,
saat ini aku banyak kehilanagan, meski banyak pula yang aku dapatkan,
tetapi aku merasa ini tidak adil. Aku kehilangan hal-hal krusial
terhadap kehidupan ini. Alhamdulillah aku selalu sholat 5 waktu untuk
memohon kepadaNya , semata-mata demi amanah yang aku emban ini.Aku Aku
kehilangan waktu bersosialisasi dengan keluarga, tetangga dan
orang-orang yang mungkin perlu keberadaanku.
Aku
tidak ingin seperti pemimpin kebanyakan saat ini. Kehilangan kendali
kemanusiaan, kendali social dan hamper tidak bisa mengendalikan dirinya
sendiri? Korupsi, perselingkuhan dan polah tingkah “haram” lainnya. Kau
bisa merasakan itu Angin? Aku yakin kau merasakan itu.Dalam ruang
imajinasiku ini, sengaja aku ingin bercengkrama denganmu Ngin, seperti
juga berdoa kepada Allah dzat yang Agung memohon baerokahnya, karena
hanya Dialah yang dapat berbuat segalanya di dunia ini. Kaupun dalam
kendaliNya khan?.
Meski
wujudmu hanya dapat aku rasakan, dan aku lihat dari riak gelombang
daun ilalang, setidaknya bebanku terasa ringan manakala persoalanku ini
telah aku bagikan kepadamu. Aku berharap engkau tetap menemani embun
pagi dan menggoyang-goyangkannya di pucuk daun ilalang, memberikan
kesegaran pada mahkluk Tuhan, dan jangan lupa jagalah bumi ini agar
tetap seimbang, tahanlah amarhamu, karena hembusan seporadis dan sangat
kuat dapat membahayakan aku dan segenap umat manusia di bumi ini.Salam
manis buatmu***Nangkris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar