Dalam sebuah kelas seorang Kepala
Sekolah menyampaikan kepada para siswa siswi tahun pelajaran baru, bahwa
kelas ini adalah merupakan siswa siswa pilihan dari berbagai sekolah
SMP dari berbagai daerah. Sehingga kelas ini nantinya diharapkan dapat
berhasil dengan nilai rata-rata lebih tinggi dari kelas lainnya. Mereka
nanti akan dibimbing oleh 3 guru yang juga merupakan pilihan, kata Kasek
kepada siswa "pilihan" tsb.
Maka setelah kenaikan kelas ,
kelas ini mendapatkan nilai yang luar biasa. Mereka saling berpacu untuk
mendapatkan nilai tertinggi, karenya mereka dapat berhasil mendapatkan
nilai terbaik rata-rata dari kelas lainnya.
Pada suatu ketika 3 guru ini
menanyakan kpd Kaseknya mengapa kelas ini menjadi kelas paling top dari
kelas lainnya? Maka Kasek itu membuka rahasia yang selama satu ajaran
itu dipendamnya saat kepala sekolah memanggil 3 guru dalam kelas
ini.."Sebenarnya kalian adalah siswa-siswa yang saya pilih secara acak
seperti kelas laiinya, namun saya sampaikan kepada Anda bahwa kelas ini
adalah siswa unggul dari berbagai sekolah" kata Kasek yang berobservasi
itu.
"Status" pujian ternyata
membawa dampak dahsyat kepada setiap individu. Sekalipun hasil yang
dicapai setiap individu nanti belum jelasMaka dalam kaitan cerita ini
juga disampaikan bahwa dalam sebuah organisasi bila seorang pimpinan
selalu menekankan target (meskipun ini hal yang lumrah) namun bila
dilakukan terus menerus malah akan merusak komitment yang telah dibangun
bersama.(Nangkris)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar